10 Langkah Untuk Menjadi Trader Forex

1. Mengenal Apa Itu Perdagangan Valas/Forex.

Pasar forex atau pasar valas adalah jenis perdagangan yang memperjual belikan mata uang sebuah negara dengan mata uang negara lain. Dalam proses transaksinya, melibatkan seluruh pasar forex di seluruh dunia selama 24 jam non stop dan selama 5 hari dalam sepekan.

Perdagangan valas setiap harinya selalu berputar. Mulai dari pasar yang berada di Selandia Baru dan Australia yang mulai buka dari jam 05.00 WIB dan tutup pada jam 14.00 WIB dihari yang sama. Lalu berlanjut ke pasar di kawasan Asia yang meliputi pasar valas di Jepang, Singapura, dan Hongkong yang buka dari jam 07.00 WIB dan tutup pada jam 16.00 WIB.

Kemudian pasar Eropa yaitu di Jerman dan Inggris, akan buka mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Dan di akhiri oleh pembukaan pasar di kawasan Amerika serikat yang mulai dari pukul 20.30 WIB sampai pukul 10.30 WIB hari berikutnya.

Nah, tahapan mengenal apa itu perdagangan forex/valas sangat penting untuk kita lakukan. Terutama tentang kapan pasar mata uang buka. Gimana kita mau dagang kalau kita nggak tau jadwalnya bukan? Ada hal yang menarik dari berbagai jadwal jam perdagangan valas.

Ada beberapa trader forex yang menyarankan kita untuk mengikuti atau melakukan transaksi hanya pada jam-jam buka pasar forex tertentu. Misal : mereka hanya melakukan open posisi hanya saat jam perdagangan forex di kawasan Eropa buka.

2. Mengenal Pasar Valas Menggunakan Akun Demo.

Practice make excellent trading – Melalui akun demo atau simulasi trading forex, kita bisa belajar lebih banyak tentang transaksi forex. Kita bisa belajar melakukan open position buy/sell, belajar menggunakan indikator forex, sampai belajar menganalisa forex. Artinya, dengan menggunakan demo account, kita tidak hanya mengenal secara langsung pasar valas itu seperti apa, tapi juga belajar bagaimana cara menjadi trader forex sungguhan, sebelum nanti terjun langsung ke dalam pasar.

Nah, sampai berapa lama kita harus belajar menggunakan akun demo? tentunya sampai kita paham betul bukan? Ada yang bilang, kita setidaknya butuh waktu selama 3 bulan untuk bisa mengenal pasar melalui akun demo. Dan butuh 6 bulan untuk siap terjun langsung ke pasar forex menggunakan uang sungguhan.

Intinya adalah, selama kita belajar denggan akun demo, diharapkan kita dapat melatih diri untuk lebih baik lagi dalam mengatur transaksi, dari mulai menggunakan indikator trading, belajar menganalisis secara teknikal maupun fundamental, melakukan money management, hingga mengatur psikologi trading kita. Setelah kita yakin telah menguasai semuanya, berarti kita siap untuk melangkah ke tahap berikutnya.

3. Memilih Perusahaan Pialang /Broker.

Memilih broker atau pialang tentunya tidak sembarang memilih.  Selain harus memilih broker terbaik dan bonafit, kita juga perlu tahu tentang fasilitas keungtungan yang ditawarkan ke kita itu apa saja. Misal, soal cara deposit, withdrawal, spreed yang diberlakukan, margin/leverage yang di tawarkan, dan pentingnya lagi, apakah mereka menyediakan demo account yang bisa kita gunakan sebagai alat simulasi trading. Selain itu, trading platform yang mereka sediakan juga harus sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Artinya, trading platform mereka harus mudah untuk kita pahami.

4. Mengenali  Mata Uang Yang Akan Di Tradingkan.

Selanjutnya, kita perlu mengenai karakteristik pairs atau pasangan mata uang. Karena masing-masing pairs memiliki karakteristik dan ciri khas yang berbeda. misalnya antara pairs EUR/USD dan GBP/USD, keduanya sangat berbeda. Baik dari segi volatilitas nya maupun dari segi volume transaksinya.

Keuntungan mengenali pasangan mata uang adalah kita bisa menentukan mana pairs mata uang yang nyaman untuk kita tradingkan. Jadi, kalau kita sudah menemukan kenyamanan trading pada salah satu mata uang, tentu kita akan lebih fokus lagi untuk bisa memperoleh profit bukan?

5. Mencari Informasi Dan Membaca Situasi  Pasar.

Dalam trading, kita tidak hanya fokus melotot ke layar monitor saja. Tapi kita juga harus tahu segala informasi yang berkaitan dengan pasar uang. Karena ada beberapa berita yang bisa mempengaruhi pergerakan mata uang. Untuk itu, sebelum kita masuk ke pasar dan open posisi, sebaiknya cari infonya. Apakah ada berita fundamental yang bisa menggerakkan pasar? Sehingga nantinya kita nggak salah OP (open position). Kita juga harus bisa membaca situasi pasar.

Apakah sedang bearish (trend pasar sedang naik), atau sedang bullish (trend pasar sedang turun), atau bahkan sedang mengalami sideways (pergerakan harganya mendatar). Dan yang paling utama yang sering kali ditekankan oleh para trader forex profesional, jangan pernah melawan trend pasar. Artinya jangan pernah coba-coba ambil posisi sell ketika sedang up trend dan mengambil posisi buy ketika terjadi downtrend. Kecuali kita punya modal besar yang bisa mempengaruhi pergerakan pasar secara signifikan 🙂

6. Mengukur Kekuatan Modal Yang Kita Punya.

Kita harus tau kekuatan modal kita sebesar apa. Jangan nekat!!! Kita harus secara rinci menghitung besaran untung rugi. Kita juga perlu belajar bagaimana cara menentukan stop loss dan target profit. Keberhasilan kita melakukan money management, adalah salah satu kunci keberhasilan menjadi trader forex handal. Karena, yang namanya berdagang kita tentunya menginginkan keuntungan bukan? Dan sebisa mungkin kita menghindari kerugian.

Hati-hati menggunakan leverage yang diberikan oleh broker. Jangan karena kita bisa untung besar dengan menggunakan leverage, kita langsung jor-joran. Sudah berulang kali kita bahas dalam banyak artikel di blog ini tentang bagaimana manfaat dan kerugian menggunakan leverage trading. Ibarat pedang bermata dua, leverage bisa menguntungkan dengan tingkat keuntungan yang berkali lipat, tapi juga bisa mendatangkan kerugian yang berlipat pula.

7. Mencari Sistem Trading Yang Sesuai Dengan Karakter Kita.

Inti yang paling utama dalam tahapan ini adalah cara agar kita bisa nyaman melakukan transaksi.  Kita tentukan cara trading seperti apa yang sesuai dengan karakter kita. Contohnya adalah memilih time frame yang tepat untuk trading. Apakah kita trading dengan menggunakan time frame yang sempit berkisar antara 5-15 menit, per jam, harian, mingguan atau bulanan untuk menentukan OP.

Karena masing-masing time frame memiliki resiko yang berbeda. Scalper yang melakukan teknik scalping dengan time frame trading antara 5-15 menit tentu akan menghadapi volatilitas harga yang lebih tinggi dan resikonya lebih tinggi pula ketimbang seorang day trader yang memanfaatkan time frame harian.

Kita cari sistem trading yang sesuai dengan diri kita. Jangan memaksakan diri untuk selalu trading setaip saat kalau kita tidak mampu untuk mengatasi tekanan akibat pergerakan pasar yang volatil. Yang terpenting adalah kualitas trading kita, bukan kuantitas trading.

Apa artinya jika kita sering melakukan open position tapi hasilnya sering loss? Akan lain jika kita bisa melakukan trading yang berkualitas, meskipun kuantitas tradingnya sedikit, namun kalau dalam open posisi yang kita lakukan itu berkualitas, tentu profitnya akan lebih banyak ketimbang yang sering melakukan trading tapi keseringan loss.

Baca Juga: 3 Hal Perlu Diperhatikan Trader Saat Trading

8. Menguasai Psikologi Trading.

Sangat penting bagi kita untuk bisa mengatur dan menguasai psikologi trading. Banyak trader forex yang gagal karena mereka tidak mampu menguasai psikologi mereka sendiri. Dengan tingkat volatilitas yang tinggi, pasar forex tentu akan memberikan tekanan emosional kepada para trader.

Jadi nggak heran, jika ketika melakukan open posisi yang salah dan akhirnya loss, banyak para trader yang terpengaruh situasi ini dan pada open posisi berikutnya dilakukan tidak berdasarkan analisis melainkan karena emosi ingin balas dendam untuk menutup kerugian yang sebelumnya dialami.  Untuk itu, sangat penting untuk mengatur ritme emosi kita dengan cara belajar psikologi trading.

9. Membuat Trading Plan.

Ibarat orang berdagang (berdagang apapun) tentunya harus punya rencana perdagangan atau trading plan bukan? Pastinya semua trader ingin memperoleh profit. Tapi jika kita tidak mampu mengatur trading plan kita sendiri bagaimana keuntungan akan kita dapatkan?

Salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah dengan menentukan stop loss dan target profit dalam setiap transaksi yang kita lakukan. Jangan serakah, dan jangan terlalu sombong. Dengan menentukan stop loss artinya kita akan membatasi kerugian yang akan kita alami.

Dengan menentukan target profit, kita juga akan terhindar dari kemungkinan kehilangan keuntungan yang sudah dalam genggaman, misal kita menentukan target profit (TP) sebesar 20 pips. Setelah TP tercapai tentunya kita aman selanjutnya kita bisa fokus ke trading berikutnya, nah bayangkan kalau kita tidak menentukan TP dan tau tau pergerakan pasar turun? Padahal tadi sudah naik beberapa pips yang sebenarnya cukup lumayan. Pasti rasa penyesalan akan ada bukan?

Tidak terbatas pada menentukan stop loss dan target profit, trading plan yang kita rencanakan harus mencakup manajemen diri kapan kita akan trading dan kapan kita tidak trading.

10. Memiliki Kedisiplinan.

Setelah tadi kita menentukan sistem trading, melakukan manajemen psikologi, dan membuat trading plan, selanjutnya kita hanya perlu melakukannya secara berulang-ulang. Catat semua yang menurut kita baik dan mendukung untuk mendatangkan profit, dan perbaiki yang kurang.

Dengan cara ini, kita nantinya akan terbiasa dan secara otomatis akan tahu kapan kita harus transaksi dan kapan kita harus keluar dari pasar. Kedisiplinan merupakan salah satu kunci sukses trading forex. Dan dengan disiplin seorang trader forex akan mampu melakukan trading yang berkualitas yang sesuai dengan karakternya.



Kesepuluh langkah tersebut diatas adalah langkah-langkah penting yang harus kita lakukan untuk menjadi trader forex. Dengan 10 tahapan tersebut diharapkan kita akan menjadi trader yang bisa memanfaatkan sisuasi pasar mata uang yang volatil untuk memperoleh profit. Setiap langkah tersebut pastinya bisa kita lakukan, selama kita punya keinginan untuk belajar. Menjadi trader itu mudah, siapapun pasti bisa. Namun, menjadi trader sukses dan menghasilkan banyak profit itulah yang sedikit susah. Untuk itu kita perlu banyak belajar lagi. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Rasio Keuangan Dalam Analisis Fundamental oleh Ellen May
Next post Apa itu Pasar Modal Syariah?