BNI Kembali Raih Penghargaan Digital Banking

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) mendapat penghargaan Inews Maker Awards 2022 kategori Innovation of Operation and Supply Chain di Jakarta, Kamis, 30 Juni 2022.

Penghargaan dengan nama New Mobile Banking Innovation ini diberikan langsung oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kepada Direktur IT dan Operasi BNI Y.B. Hariantono. 

Saat menerima penghargaan, Y.B. Hariantono menyampaikan BNI optimistis dalam 5 tahun ke depan mampu membukukan kinerja digital banking yang signifikan. Saat ini pengguna BNI Mobile Banking hampir mencapai 12 Juta dengan pertumbuhan frekuensi transaksi sebesar 35 persen di kuartal pertama 2022.

BNI Mobile banking sudah menjadi layanan yang sangat krusial karena mayoritas transaksi sudah beralih ke digital, dan telah menjadi pilihan utama nasabah dalam bertransaksi karena mudah diakses dari mana saja dan kapan saja.

“Kami berterima kasih atas penghargaan dari Inews. Tentunya, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kami ke depannya,” ucap Y.B. Hariantono.

Ia menambahkan, BNI proaktif meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan dalam mendorong dan mengembangkan solusi digital bagi para nasabah. Semakin banyak fitur dan layanan yang bisa dimanfaatkan nasabah lewat Super App Ecosystem BNI Mobile Banking.

Selanjutnya, penguatan ekosistem digital tetap berlanjut awal tahun ini. BNI telah menjalin partnership dengan lebih dari 4.000 partner Application Programming Interface (API), dengan total layanan mencapai 443 layanan. BNI API Open Banking ini merupakan salah satu produk champion layanan digital BNI selain BNI Mobile Banking.

“Jumlah agen perpanjangan tangan bank ini sudah mencapai lebih dari 150 ribu agen untuk membantu menggapai segmen masyarakat yang belum terlayani institusi keuangan formal. Nilai transaksi dari Agen46 BNI sudah mencapai Rp18,6 triliun,” kata dia.

Previous post BSI Raih Banyak Penghargaan
Next post 3 Hal Perlu Diperhatikan Trader Saat Trading